Telah Kembali ke Rahmatullah KH. Masruri Abdul Mughni

SOSOK ULAMA SALAFIYAH YANG BERPIKIRAN MODERN

PENGASUH PONDOK PESANTREN AL HIKMAH

KH. Moch. Masruri Abdul Mughni yang akrab disapa Abah Masruri merupakan sosok Ulama alim, murah senyum, pembawaannya luwes, bijaksana, dan mampu mengatasi masalah.

Sejak kecilnya, Beliau telah dikenal memiliki jiwa kepemimpinan dan selalu dituakan di desa Benda. KH. Moch.Masruri Abdul Mughni di lahirkan di Desa Benda pada tanggal 23 Juli tahun 1943.

Beliau adalah putra pertama dari 2 (dua) bersaudara buah hati pasangan H. Abdul Mughni dengan Hj. Maryam, Beliau adalah cucu dari KH. Kholil bin Mahalli, salah seorang Muassis Pondok Pesantren Al Hikmah.

Pada tahun 1965, di usia yang ke 22 tahun KH. Moch. Masruri Abdul Mughni telah menikah dengan Hj. Adzkyah binti KH. Cholil yang waktu itu berusia 18 tahun. Dari hasil pernikahan tersebut Abah Masruri dikaruniai sembilan orang putra, dan enam  orang putri(Sholahudin,izudin,zakiyatul fitri,alm.rofi,zulfatun ni’mah,nidhom,itmamudin,sharofudin,zubaedah,alm.ning im,nasarudin,imadudin,ismatul maula,zidni ilman,yunsil afroh) . Pada tahun 1996 , di usia yang ke 48 tahun istri Abah Hj. Adzkyah meninggal dunia karena menderita sakit.

Atas petunjuk dan do’a restu beberapa para kyai pada tahun 1999 Abah menikah dengan Hj. Musdalifah bin Anas, dari hasil pernikahan yang kedua ini Abah dikaruniai dua orang putra, dan dua orang putri(Nahdi,hana,nadhim,dede mujtaba).

PENDIDIKAN

Semenjak kecilnya, KH. Moch. Masruri Abdul Mughni telah mulai belajar ilmu agama di Pondok Pesantren Al Hikmah yang dikala itu diasuh oleh kakeknya sendiri yakni KH. Kholil bin Mahali di bantu oleh KH. Suha emi bin Abdul Ghoni (putra kakak KH.Cholil).

Pada tahun 1957 sampai dengan tahun 1959 KH. Moch. Masruri Abdul Mughni belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan pada KH. Sayuti dan KH. Bisri di Pondok Pesantren Tasik Agung Rembang, merasa sudah cukup belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan di Pondok Pesantren Tasik Agung Rembang maka pada tahun 1959 KH. Masruri Abdul Mughni hijrah ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Jawa Timur hingga tahun 1965.

Selain nyantri di beberapa Pondok Pesantren tersebut , KH. Moch. Masruri Abdul Mughni juga aktif tabarukan di beberapa Pondok Pesantren di Indonesia, diantaranya adalah Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur.

Karier

Selain belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan sejak kecil hingga sekarang KH. Moch. Masruri Abdul Mughni juga dikenal aktif dalam berorganisasi , diantara kiprah organisasi Beliau adalah :

– Pandu Ansor;

– Kepengurusan IPNU, pada tahun 1959 sampai dengan tahun 1965;

– Pengurus NU dari mulai Tingkat Ranting hingga PWNU, dari tahun 1965 sampai dengan tahun 1984;

– Sebagai Rois Jawa Tengah, sejak tahun 1984 selama 4 (empat) periode berturut-turut

– Rois Syuriah wilayah Jawa Tengah, sejak tahun 2003 sampai saat ini.

– Meninggal Dunia pada  hari ahad tanggal 20 November 2011 / Tgl. 24 Dzulhijjah 1432 H Di Rumah sakit Madinnah.   setelah selesai melaksanakan serangkaian ibadah Haji Di tanah suci,pada hari rabu 16 November 2011 beliau sempat di rawat di rumahsakit di kota madinah karena terkena sesak nafas,paru-paru dan jantung,pukul.01:00 waktu madinah atau pukul 05:00 Wib beliau wafat pada usia ke 68 th.Kemudian jenazah beliau Di sholati oleh Ribuan jama’ah haji dari Indonesia Di masjid Nabawi ba’da Sholat subuh, setelah di sholati kemudian jenazah di iring oleh jamaah terutama dari brebes,jawa tengah dan bapak-bapak dari departemen agama Indonesia menuju pemakaman,beliau  di makamkan di pemakaman Para Sahabat-Sahabat,syuhada dan istri Nabi Muhammad SAW. (BAQI) madinah . “A’dzomallahu ajrohu, wayu’li darojatuhu ma’al abror” AMIN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.